> "semoga sehat2 semua ibu dan anaknya.....!!!saya berdoa
> dari bandung"
Alhamduillah pada hari selasa,tanggal 26 januari kemarin jam 11.05 sudah lahir baby nya dengan selamat. anak dan ibunya sama-sama sehat walaupun kelahiranya harus dilakukan secara sesar, megingat pertama bayinya yang besar (3.4 kg),kedua posisi bayi bayi yang sudah dipacu semalaman tidak ada perkembangan berarti dan tetap dalam posisi nimbo( pantat dulu yang mau keluar) dan ketiga usia si ibu yang sdh agak terlambat untuk melahikan. jadi akhirnya diputuskanlah untuk diadakan operasi sesar.proses operasi itu sendiri sangat cepat mengingat hanya butuh waktu 5 menit. yang lama justru menunggu dokternya yang siap untuk mengoperasi. ak sendiri sangat takut dan khawatir tapi melihat istriku yang begitu tabah aku malah jadi malu. dia bilang " dah... yayang ndak usah kuatir... aku akn baik-baik saja kok. "
Namanya sejak jauh hari sudah kusiapkan untuknya yaitu Alifia Putri Assifanama yang mengandung do'a semoga ia akan menjadi putri sebagai pengobat rasa sedih atas semua apa yang telah aku alami selama ini.amin.
Sementara itu ikhtiarku untuk menjadi guru SDIT Al Madinah nampaknya agak sulit, walaupun tesnya mudah kukerjakan baik lesan/ interview maupun tertulis.kayaknya kok sulit diterima menginat pertanyaanya yang sangat subyektif( bukan pesimis lho cuman berusaha realistis),pertanyaan- pertanyaan subyektif itu misalnya....
1.bagaimana kalau anda harus memotong jenggot anda ?
2.bagaimana pendapatmu tentang meninggikan celana ? ( itu lho yang nampak jegrang)
3.apakah anda setuju dengan islam yang berkelompok-kelompok ?
dll.
(pertanyaanya banyak yang sangat tendensius) tapi setelah saya renungkan kenapa mereka begitu memang itu hak mereka sebagai yayasan islam yang independen dengan klaimnya sebagai penganut ahli sunnah wal jamaah.
aku apriori sih tidak cuma kok bisa begitu tega dan kejam dalam memberikan pertanyaan , aku benar-bear prihatin. setelah skian lama ikut orang ina kristn di tempat kursus british dulu tak penah ada masalah yang berarti.giliran ingin mengabdi di yayasan islam, eh ternyata islam sudah sedemikian terkotak-kotak menjadi kecil-kecil hingga ahirnya tanpa kita sadari islam lepas dari misi besar dan globanya yaitu islam sbg pengemban misi rakhmatn lil alamin..
tiap orang kan punya jawaban sndiri sendiri tapi nampaknya ada jawaban - jawaban tertentu yang diinginkan panitia atau yayasan. kalau tak jawab jujur pasti tidak diterima, kalau tidak dijawab apalagi... kalau dijawab dengan mengikuti keinginan yayasan menentang hati nurani, ya ahirnya ambil jalan tengah lah.
dalam interview mereka mengatakan kalau sekolah mereka adalah sekolah yang spesial untuk orang orang ahlussunah waljamaah, ciri khas jenggot yang dibiarkan tumbuh memanjang dan celana panjang yang dipangkas tinggi diatas mata kaki. nanti kalau aku diterima mengajar bahasa inggris disana berarti aku aku dianggap orang ahli sunnah wal jamaah. tetapi kalau tidak diterima berarti aku tidak dianggap orang ahli sunnah wal jamaah tapi ndak apa lah yang penting aku masih diakui Allah sebagai hamba -Nya,
thanks hamid
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

semoga sabar selalu bersemayam dalam hatiku. amin
BalasHapusKisah yang mengharukan sekali. Wawasan memang harus luas dan tidak kerdil. Ada berbagai paham atau aliran di kalangan umat Islam. Kita tentu berharap tidak ada saling menghujat, mengolok-olok kelompok lainnya. Tetap rukun dan saling menghormati satu dengan lainnya. Agama itu indah dan sejuk di hati.
BalasHapus